Inovasi Jagung: Kelompok Wanita Tani (KWT) Bangkit dengan Nilai Tambah dan Keberdayaan Ekonomi.

Desa Bendosari, 26 Juli 2024- Selai jagung merupakan produk olahan makanan sehat dan bergizi yang terbuat dari jagung asli dengan tekstur lembut seperti pasta dan rasa yang manis. Pemberdayaan KWT dengan pemberian nilai tambah pada hasil pertanian jagung melibatkan kegiatan yang bertujuan meningkatkan nilai ekonomi dari jagung yang diproduksi oleh kelompok wanita tani. Hal tersebut bisa mencakup proses pengolahan jagung menjadi selai dan motivasi untuk melakukan inovasi serta meningkatkan keterampilan dan berwirausaha. Potensi usaha selai jagung juga cukup besar. Program ini bertujuan tidak hanya meningkatkan pendapatan para petani perempuan tetapi juga memperbaiki kualitas hidup mereka melalui berbagai pelatihan, akses teknologi, dan strategi pemasaran.

Desa Bendosari merupakan desa yang sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai petani. Tanah yang begitu luas dimanfaatkan masyarakat untuk dijadikan sebagai lahan pertanian. Salah satu tanaman yang memiliki potensi besar di Desa Bendosari, Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo yaitu jagung. Hasil pertanian jagung di Desa Bendosari cukup besar karena didukung oleh kondisi alam seperti jenis tanah, iklim, udara, air yang memadai. Selain itu, alasan masyarakat menanam jagung yaitu lebih mudah dirawat dan lebih banyak mendapatkan keuntungan. 

Pemasaran jagung di Desa Bendosari sendiri masih dijual dalam bentuk bahan baku mentah dengan nilai jual yang masih rendah. Oleh karena itu perlu adanya inovasi baru pengolahan jagung untuk mendapatkan hasil keuntungan yang besar dan memiliki nilai tambah. Pembuatan selai jagung dapat menjadi salah satu sumber pemasukan bagi anggota KWT (Kelompok Wanita Tani) di Desa Bendosari. Alasan pemberian nilai tambah pada hasil pertanian jagung yaitu meningkatkan jiwa berwirausaha, diversifikasi produk untuk mengurangi ketergantungan penjualan jagung mentah, pemberdayaan ekonomi dengan memberikan keterampilan baru, dan mampu meningkatkan kesejahteraan KWT dengan memanfaatkan peluang usaha yang luas.

Program kerja yang dijalankan dari TIM II KKN Universitas Diponegoro tahun 2023/2024 dilaksanakan dengan cara pemberian informasi tentang manfaat mengolah jagung menjadi produk olahan seperti selai jagung, pemberian motivasi kepada ibu-ibu KWT untuk terus menumbuhkan jiwa inovatif dalam berwirausaha, dan cara pembuatan selai jagung dari awal sampai akhir pengemasan. Demonstrasi dilakukan secara langsung bersama dengan ibu-ibu KWT Desa Bendosari untuk menumbuhkan semangat dalam berwirausaha dan memudahkan mereka dalam mengingat langkah-langkah pembuatan selai jagung sehingga dapat dipraktikkan sendiri di rumah masing-masing. Hasil olahan tersebut dapat dikonsumsi secara pribadi maupun dijadikan sebagai ladang usaha untuk dijual sehingga bisa  membantu ekonomi masyarakat.

 

Penulis : Dita Angela Ayu Musfiroh/Agribisnis/Undip

Pembimbing : Ardina Nur Amalia, S.H., M.H.